Apa Sih Bedanya Antiperspirant dan Deodorant? Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhanmu?

Pada cuaca yang panas dan gerah, tubuh kita akan memproduksi keringat berlebih untuk menurunkan suhu tubuh. Hal ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan menimbulkan bau badan tak sedap. Produk skincare apakah yang diperlukan? Sering kali antiperspirant dan deodorant dianggap sama. Padahal, keduanya punya fungsi yang berbeda meski sama-sama digunakan untuk mengatasi bau badan. Lalu apa sih perbedaan antiperspirant dan deodorant? 

Gambar

Deodorant

Deodorant adalah produk yang berfungsi untuk mengurangi atau menutupi bau badan. Bau badan sendiri muncul karena bakteri yang memecah keringat di permukaan kulit.

Cara kerja deodorant:
  • Membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau
  • Memberikan aroma segar untuk menutupi bau tidak sedap

Ciri khas deodorant:
  • Tidak menghentikan produksi keringat
  • Biasanya mengandung alkohol atau antibakteri
  • Lebih ringan di kulit

Sehingga deodorant cocok untuk yang tidak memiliki masalah keringat berlebih, tapi ingin tetap segar sepanjang hari.


Antiperspirant

Antiperspirant adalah produk yang dirancang untuk mengurangi produksi keringat sekaligus mengatasi bau badan.

Cara kerja antiperspirant:
  • Mengandung bahan aktif seperti aluminium salts
  • Menyumbat sementara kelenjar keringat
  • Mengurangi jumlah keringat yang keluar ke permukaan kulit

Ciri khas antiperspirant:
  • Mengontrol keringat berlebih
  • Efeknya lebih kuat dan tahan lama
  • Sering digunakan saat aktivitas padat atau cuaca panas

Sehingga antiperspirant cocok untuk yang mudah berkeringat atau memiliki kondisi seperti hiperhidrosis (keringat berlebih).



Perbedaan antiperspirant dan deodorant


Pada tabel berikut ini, dapat dilihat perbedaan utama antiperspirant dan deodorant agar lebih mudah dipahami:

Aspek Deodorant Antiperspirant
Fungsi utama Menghilangkan bau Mengurangi keringat + bau
Cara kerja Membunuh bakteri Menutup kelenjar keringat
Bahan aktif umum Alkohol, Ethylhexylglycerin, Essential oils, Baking soda Aluminium chloride, Aluminium chlorohydrate, Aluminium zirconium
Cocok untuk Aktivitas ringan Aktivitas berat / mudah berkeringat
Efek pada keringat Tidak mengurangi Mengurangi


Sesuaikan dengan kebutuhan

Dari table di atas, kita bisa menyesuaikan produk dengan kebutuhan tubuh. 

Pilihlah deodorant jika:
  • Tidak mudah berkeringat
  • Hanya ingin mengatasi bau badan
  • Memiliki kulit sensitif

Pilihlah antiperspirant jika:
  • Mudah berkeringat
  • Sering beraktivitas di luar ruangan
  • Butuh perlindungan lebih lama

Kini banyak produk yang bahkan menggabungkan keduanya, sehingga antiperspirant-deodorant bisa memberikan manfaat ganda.


Gunakan di waktu yang tepat

Waktu penggunaan sangat memengaruhi efektivitas produk. 

Pada malam hari, gunakan antiperspirant: 
  • Sebelum tidur saat produksi keringat menurun
  • Kulit lebih kering sehingga bahan aktif bekerja maksimal
  • Membantu menyumbat sementara kelenjar keringat dengan optimal
  • Efek perlindungan bisa bertahan hingga keesokan hari
 
Pada pagi hari, gunakan deodorant: 
  • Setelah mandi saat tubuh masih bersih
  • Menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau sejak awal
  • Memberikan aroma segar untuk menunjang aktivitas harian
  • Lebih efektif digunakan sebelum mulai berkeringat


Setelah mengetahui perbedaan antiperspirant dan deodorant, apakah teman-teman sudah memutuskan menggunakan produk yang mana? Atau bahkan sudah menggunakan salah satunya? Yuk share pengalaman teman-teman di kolom komentar. 
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url